PRACETAK

Desain Raster

Raster Design


Apa perbedaan antara grafis vektor dan gambar raster? Pertanyaan ini sering ditanyakan oleh customer baru kami. Pada artikel ini kita mengexplorasi karakteristik jenis bitmap raster dan gambar vektor file, dan kapan saat yang tepat untuk menggunakan masing-masing format file.

Ekstensi yang dimiliki oleh gambar vektor antara lain .ai, .cdr, .cgm, .dxf, .eva dll

Program aplikasi grafis yang berbasis vektor antara lain : CorelDraw, Macromedia FreeHand, Adobe Illustrator dan Micrografx Designer.

Dan apakah itu Grafis Raster / Bitmap ? Grafis Bitmap adalah objek gambar yang dibentuk berdasarkan titik-titik dan kombinasi warna. Didalam bitmap, terdapat beberapa istilah seperti :

PIXEL
Jika kita melihat foto atau gambar yang ada di komputer maka gambar tersebut sesungguhnya adalah kumpulan dari ribuan titik-titik yang sangat kecil dan titik tersebut memiliki warna tertentu. Titik-titik itulah yang umum dikenal sebagai pixel. Setiap pixel mempunyai satu warna dan bergabung dengan pixel-pixel yang lain sehingga membentuk suatu pola dan menghasilkan gambar.

RESOLUTION
Jumlah pixel per centimeter disebut sebagai resolusi. Dan resolusi itulah yang menentukan kualitas dari gambar yang dihasilkan. Gambar yang sering kita lihat dalam komputer umumnya mempunyai resolusi 72 pixel per inchi atau disingkat dpi. Sebagai contoh gambar yang berukuran satu sentimeter persegi akan memiki 72 X 72 = 5184 titik atau pixel. Misal gambar tersebut diperbesar dari 1 cm persegi menjadi 10 cm persegi maka jumlah pixel keseluruhan adalah tetap yaitu 5184 pixel yang berubah adalah resolusinya, yaitu 5184 : 100 = 5,184 pixel per cm. Berarti jika suatu gambar diperbesar maka resolusinya akan semakin kecil dan mengakibatkan gambar menjadi tidak tajam. Semakin tinggi resolusi suatu gambar maka akan semakin tinggi kemampuan perbesarannya.

Ekstensi yang dimiliki oleh gambar bitmap antara lain .jpeg, .gif, .tiff, .png.

Program aplikasi grafis yang berbasis bitmap, antara lain : Adobe Photoshop, Corel Photopaint, Microsoft Photo Editor dan Macromedia Fireworks.

PERBEDAAN Vektor dan Bitmap, antara lain:

Vektor Bitmap
1. Gambar tetap jelas ketika diperbesar 1. Gambar kurang jelas ketika diperbesar
2. Tersusun oleh garis dan kurva 2. Tersusun atas titik-titik/dot
3. Ukuran File yang dihasilkan kecil 3. Ukuran File yang dihasilkan besar
4. Kualitas grafis tidak bergantung dari banyaknya pixel 4. Kualitas grafis bergantung dari banyaknya pixel

Kelebihannya, yaitu:

Vektor Bitmap
1. • Ruang penyimpanan untuk objek gambar lebih efisien 1. • Dapat ditambahkan efek khusus tertentu sehingga dapat membuat objek tampil sesuai keinginan.
2. • Objek gambar vektor dapat diubah ukuran dan bentuknya tanpa menurunkan mutu tampilannya 2. • Dapat menghasilkan objek gambar bitmap dari objek gambar vektor dengan cara mudah dan cepat, mutu hasilnya pun dapat ditentukan
3. • Dapat dicetak pada resolusi tertinggi printer Anda
4. • Menggambar dan menyunting bentuk vektor relatif lebih mudah dan menyenangkan

Kekurangannya yaitu :

Vektor Bitmap
1. • Tidak dapat menghasilkan objek gambar vektor yang prima ketika melakukan konversi objek gambar tersebut dari format bitmap 1. • Objek gambar tersebut memiliki permasalahan ketika diubah ukurannya, khususnya ketika objek gambar diperbesar.
2. • Efek yang didapat dari objek berbasis bitmap yakni akan terlihat pecah atau berkurang detailnya saat dicetak pada resolusi yang lebih rendah.

 

Ada dua tehnik design raster pada sablon. Pertama CMYK dan yang  kedua adalah Pisah Warna.
Gambar berikut adalah salah satu dari 6 warna film sablon menggunakan kertas hvs. Dimana sebelumnya disetting menggunakan photoshop dengan tehnik design raster ‘Pisah Warna’

Diaplikasikan ke Screen sablon

Sablon

Hitam

Coklat

Hijau

Merah

Kuning

Ayo baca lebih lanjut untuk “Belajar Cara Pisah Warna atau Pecah Gambar untuk Sablon!”
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *